Anambaspos.com, Jakarta – Chelsea menelan kekalahan telak 2-5 dari Paris Saint-Germain (PSG) pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions yang berlangsung Kamis (12/3) dini hari WIB. Hasil buruk ini tak lepas dari performa The Blues yang babak belur di 10 menit terakhir pertandingan.
Laga antara Paris Saint-Germain (PSG) dan Chelsea sebelumnya berjalan sangat ketat. Kedua tim saling berbalas serangan hingga skor menunjukkan angka 2-2 memasuki menit ke-60.
Namun, bencana mulai menghampiri Chelsea setelah blunder fatal kiper Jorgensen. Kesalahan tersebut berhasil dimanfaatkan Vitinha yang langsung mencetak gol, membawa PSG kembali unggul 3-2.
Meski Chelsea masih menciptakan beberapa peluang untuk menyamakan kedudukan, 10 menit terakhir pertandingan justru menjadi malapetaka bagi Si Biru. Pemain PSG, Khvicha Kvaratskhelia, tampil menggila dengan mencetak dua gol (brace) di waktu krusial tersebut. Salah satu golnya tercipta lewat sepakan indah dari luar kotak penalti.
Kemenangan telak 5-2 ini memberikan PSG keunggulan agregat tiga gol. Hasil tersebut tentu menjadi modal berharga bagi mereka menjelang leg kedua yang akan digelar di Stamford Bridge pada Rabu (18/3) dini hari WIB.
Manajer Chelsea, Liam Rosenior, menyatakan kekecewaannya atas hasil tersebut. "Ketika kami tertinggal 2-4, oke kami tidak tertinggal selisih cukup jauh. Namun ketika mereka cetak gol kelima, itu karena kami tidak tenang dan kami kena hukuman," papar Rosenior dilansir dari situs resmi UEFA.
Menurut Rosenior, pertandingan berjalan seimbang sebelum PSG mencetak gol ketiga. "Hasil ini sangat mengecewakan," keluhnya.