Anambaspos.com, Barcelona resmi kembali mengajukan protes kepada UEFA terkait kepemimpinan wasit di Liga Champions. Protes ini dilayangkan setelah Blaugrana disingkirkan Atletico Madrid di perempatfinal, dengan rilis resmi dibagikan pada Kamis (16/4) malam WIB.
Raksasa Spanyol itu tidak merinci insiden spesifik yang dianggap merugikan dalam dua pertandingan melawan Atletico di perempatfinal. Namun, menurut rilis tersebut, "FC Barcelona telah mengajukan keluhan kepada UEFA terkait kinerja wasit dalam laga perempat final Liga Champions melawan Atlético Madrid." Klub berpendapat terdapat beberapa keputusan wasit yang tidak sesuai Peraturan Permainan. Hal ini disebabkan penerapan peraturan yang keliru serta kurangnya intervensi VAR dalam insiden-insiden penting.
"Menurut FC Barcelona, akumulasi kesalahan-kesalahan tersebut berdampak langsung terhadap jalannya pertandingan dan hasil akhir dari laga tersebut, sehingga menimbulkan kerugian yang signifikan, baik secara olahraga maupun finansial, bagi klub." Melalui pengaduan ini, Blaugrana menegaskan kembali permintaan sebelumnya. Mereka juga menawarkan kerja sama dengan UEFA untuk memperbaiki sistem wasit, guna memastikan penerapan Peraturan Permainan yang lebih ketat, adil, dan transparan.
Barcelona sendiri disingkirkan Atletico Madrid di perempatfinal Liga Champions dengan agregat 2-3. Lamine Yamal dkk. kalah 0-2 di leg pertama pekan lalu, kemudian hanya menang 2-1 di leg kedua pada Rabu (15/4) dini hari WIB.
Dalam dua laga perempatfinal itu, Barcelona mendapat dua kartu merah. Pau Cubarsi diusir wasit Istvan Kovacs di leg pertama, disusul Eric Garcia oleh wasit Clement Turpin di leg kedua. Setelah pertandingan leg kedua, Presiden Joan Laporta memang menunjukkan kekesalannya terhadap wasit di Liga Champions dan menjanjikan akan melayangkan protes kembali ke UEFA. Tim asuhan Hansi Flick ini sedianya sudah melayangkan protes usai leg pertama lalu, mengeluh soal klaim handball bek Atletico, Marc Pubill, yang tak diganjar penalti. UEFA sendiri diketahui sudah menolak protes tersebut sebelum pertandingan leg kedua.