AnambasPos.com, Jakarta – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) Silmy Karim di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (3/6) malam. Penggeledahan berlangsung sekitar satu jam, usai Silmy Karim menyerahkan diri terkait operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Imigrasi Jakarta Barat.
Berdasarkan pantauan, penyidik KPK tiba di rumah Silmy Karim yang beralamat di Jalan Brawijaya III No.5, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, sekitar pukul 22.55 WIB. Mereka datang menggunakan mobil Inova hitam.
Setibanya di lokasi, penyidik sempat beradu argumen dengan penjaga rumah Silmy. Setelah beberapa saat, penyidik akhirnya diizinkan masuk.
Para penyidik, beberapa di antaranya mengenakan setelan jaket hitam dan kemeja putih, masuk melalui garasi rumah. Diketahui, di dalam garasi terdapat dua mobil Porsche berwarna silver dan merah marun yang terparkir.
Berselang satu jam, tiga mobil penyidik KPK kemudian diminta masuk ke dalam area rumah. Penjaga sempat menutup gerbang, sehingga tidak terlihat jelas aktivitas yang dilakukan mobil-mobil tersebut.
Tak berselang lama, tepatnya sekitar pukul 00.02 WIB pada Kamis (4/6), tiga mobil penyidik tersebut keluar dari rumah Silmy. Mereka bergerak menuju arah Blok M. Hingga kini, belum diketahui barang apa saja yang diambil penyidik dari rumah Silmy.
Silmy Karim Serahkan Diri
Sebelumnya, Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) Silmy Karim menjadi target pencarian KPK terkait operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Imigrasi Jakarta Barat. Silmy Karim kemudian tiba di gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Rabu (3/6) malam.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan kedatangan Silmy Karim. "Benar, yang bersangkutan sudah tiba di gedung KPK Merah Putih," kata Budi.
Menurut Budi, Silmy Karim menyerahkan diri ke KPK. Ia saat ini langsung menjalani pemeriksaan. "Menyerahkan diri," tegas Budi.
Saat tiba di KPK, Silmy sempat memberikan respons singkat kepada awak media. Ia mengaku masih menyelesaikan agenda hariannya sebelum menyerahkan diri. "Ya gini aja, menyelesaikan agenda," ujarnya.
(tsy/ygs)