MUI Ingatkan Pemimpin ...

MUI Ingatkan Pemimpin Ormas Islam Jangan Bikin Gaduh, Ibaratkan Sopir Bus

Ukuran Teks:

AnambasPos.com, Jakarta – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Iskandar mengajak seluruh organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam menjaga stabilitas nasional. Ia meminta para pemimpin ormas menjaga lisan dan perbuatan agar tak menimbulkan kegaduhan di masyarakat.

Ajakan Anwar Iskandar tersebut disampaikan dalam acara silaturahmi nasional ormas Islam dan halalbihalal Idul Fitri 1447H MUI. Acara itu digelar di Hotel Sultan, Jakarta, pada Rabu (15/4/2026).

Menurut Anwar, Presiden Prabowo Subianto bersama jajaran kabinetnya saat ini tengah berupaya membawa Indonesia menjadi negara maju, makmur, dan sejahtera. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dari semua pihak.

"Kewajiban kita sebagai tokoh umat Islam menyediakan situasi yang memungkinkan pemimpin negara ini membangun dengan tenang, membangun dengan baik, membangun dengan konstruktif. Itu yang dibutuhkan," kata KH Anwar.

Anwar mengingatkan bahwa para pemimpin ormas Islam memiliki pengaruh besar di tengah masyarakat. Berdasarkan hal itu, ia menekankan perlunya lebih bijak dalam menyikapi berbagai persoalan bangsa.

"Kita harus hati-hati, ibarat sopir kita ini sopir bus, bukan sopir pembalap. Kalau pembalap nyopir kendaraan kencang banget, nabrak, yang mati ya dia sendiri. Tapi kalau sopir bus, kalau ada kecelakaan, yang susah bukan hanya sopir, penumpangnya juga ikut susah," ujarnya.

Anwar menekankan pentingnya kearifan dalam setiap ucapan dan keputusan yang diambil. Hal ini, menurutnya, agar tidak memicu kegaduhan di tengah masyarakat.

"Karena itu dibutuhkan satu kearifan dan kebijakan kita semuanya seperti yang ditaujihatkan tadi, itu bisa menjaga agar apa yang kita ucapkan, yang kita lakukan, yang kita putuskan itu tidak akan menimbulkan kegaduhan di mana-mana," imbuh dia.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan