Komplotan Maling Motor...

Komplotan Maling Motor Modus Tuduh Korban Pemukulan di Bekasi Dibekuk

Ukuran Teks:

AnambasPos.com, Bekasi – Tiga anggota komplotan pencuri motor dengan modus menuduh korban sebagai pelaku pemukulan berhasil ditangkap Polres Metro Bekasi Kota. Para pelaku menyasar pemotor di bawah umur dan diketahui telah beraksi sebanyak tiga kali di Kota Bekasi. Penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari laporan salah satu korban pada Februari lalu.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Kusumo Wahyu Anggoro menjelaskan, tiga pelaku telah diamankan. Menurutnya, mereka memiliki peran berbeda, yakni sebagai pengendara, pembonceng, dan pencari sasaran. "Yang diamankan ada tiga orang. Satu orang sebagai pengendara, satu sebagai yang membonceng dan satu orang bekerjasama mencari sasaran," ujar Kusumo dalam pers rilis, Rabu (13/5/2026).

Penangkapan ketiga pelaku berdasarkan tindak lanjut laporan salah satu korban pada Februari lalu. Modus yang digunakan adalah mendekati korban dan menuduh mereka memukul saudara pelaku. "Mereka menyampaikan bahwasanya ‘kamu ya yang mukul saudara saya’. Karena korban ini masih di bawah umur jadi belum begitu faham soal ini," kata Kusumo. Korban yang masih di bawah umur kemudian didesak dan dipaksa mengaku meski tidak melakukannya.

Setelah korban dipaksa mengaku, pelaku meminta untuk meminjam motor korban. Pelaku beralasan akan menjemput saudaranya. "Korban kemudian menurut, korban diturunkan di tempat itu dan motor korban dipakai pelaku. Kemudian pelaku menghilang," jelas Kusumo.

Menurut pemeriksaan, komplotan ini diketahui sudah tiga kali beraksi di Kota Bekasi dengan modus serupa. Mereka selalu berkomplot dan mengincar pemotor di bawah umur. "Sasarannya rata-rata adalah pemotor yang di bawah umur sehingga pada saat mereka menyampaikan dan menggertak, itu sudah pasti korban gugup sehingga pelaku mudah untuk merampas kendaraan korban," imbuh Kusumo.

Para pelaku kini dijerat Pasal 490 dan 486 KUHP Nomor 1 tahun 2023. Mereka terancam hukuman pidana paling lama empat tahun penjara.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan