Dewi Asmara Apresiasi ...

Dewi Asmara Apresiasi Kemenimipas Gagas Bansos Bedah Rumah di Sukabumi

Ukuran Teks:

AnambasPos.com, Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Dewi Asmara mengapresiasi program bantuan sosial (bansos) bedah rumah yang digagas Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) di Warungkiara, Sukabumi, Jawa Barat. Apresiasi disampaikan Dewi saat hadir dalam penyerahan bansos di Lapas Warungkiara, Rabu (10/6/2026). Menurutnya, program tersebut merupakan terobosan dengan manfaat besar, bahkan melibatkan narapidana sebagai pekerja dan dibiayai mandiri dari hasil panen ketahanan pangan.

"Tentunya program ini, pertama, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Pak Menteri, Pak Dirjen, Pak Panji, di mana program seperti ini tentunya merupakan suatu terobosan," kata Dewi. Dia menambahkan, pemasyarakatan tidak hanya berupaya mengintegrasikan warga binaan, tetapi juga langsung terjun ke masyarakat. Masyarakat pun merasakan manfaatnya.

Program ini diketahui melibatkan narapidana atau napi sebagai pekerja pembuat bahan bangunan dan pelaksana pembangunan. Dewi Asmara menilai hal ini sekaligus menjadi persiapan bagi napi untuk kembali ke masyarakat.

"Ini sebagai suatu, tentunya bagian dari proses pembinaan dan persiapan bagi para warga binaan untuk nantinya bisa ke kemasyarakatan," ujarnya. Biaya program diketahui dilakukan secara mandiri, bersumber dari hasil panen program ketahanan pangan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Dewi menambahkan, program ini merupakan contoh proses berintegrasi dan berasimilasi. Menurutnya, banyak kegiatan positif dilakukan napi setelah menjalani hukuman di lapas.

"Jadi teman-teman media, saya harap dengan acara kegiatan hari ini, ini kita bisa membuktikan juga bahwa sisi positif banyak upaya-upaya yang telah dilakukan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam rangka untuk persiapan reintegrasi warga binaan kembali ke masyarakat, melakukan berbagai program-program ketahanan pangan yang tidak hanya bermanfaat untuk para warga binaan itu sendiri, tetapi juga kepada masyarakat," jelas Dewi.

Sebelumnya, Dewi Asmara mengaku terkesan dengan lapas di Tangerang yang napinya membuat paving block dari limbah batu bara. Untuk itu, dia meminta Sukabumi dapat melakukan hal serupa, terutama karena adanya PLTU di Pelabuhan Ratu.

"Nah, jarak antara Warungkiara dengan Pelabuhan Ratu sekitar 15 menit lah. Nah, ini tentunya ke depan juga mohon bantuannya Pak Bupati supaya bisa memanfaatkan, memanfaatkan limbah dari batu bara yang ada di Pelabuhan Ratu supaya dia tidak mengganggu lingkungan, bisa menjadi PABA atau prefabricated coal ash untuk menjadi bahan bangunan maupun paving block," tutup Dewi.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan