Bernardo Silva: Nyaris Tinggalkan Man City, Kini Bersyukur Tak Hengkang
TERAS BERITA
Anambaspos.com, Gelandang serang Manchester City, Bernardo Silva, mengungkapkan bahwa dirinya sempat ingin meninggalkan klub. Pemain Portugal itu kini bersyukur tidak jadi hengkang dari Etihad, terutama sebelum Man City meraih treble bersejarah pada 2023.
ISI BERITA
Bernardo Silva bergabung dengan Manchester City dari AS Monaco pada musim panas 2017. Sejak saat itu, ia menjadi salah satu pilar kunci kesuksesan The Citizens dalam mendominasi sepak bola Inggris dan Eropa.
Bersama Man City, Silva telah memenangi 19 trofi juara. Di antaranya enam gelar Premier League, dua Piala FA, dan satu Liga Champions. Gelandang berusia 31 tahun itu juga menjadi bagian skuad Man City yang meraih treble pertama di tahun 2023.
Menurut pengakuannya, Bernardo Silva pernah terpikir untuk angkat kaki dari Etihad sebelum momen-momen bersejarah tersebut. Ia mengaku sempat kesulitan beradaptasi dengan kehidupan di Inggris.
"Kemudian, ada sisi lain di dalam hidupku, ini beda karena aku bukannya bilang aku tidak menyukainya, tapi secara budaya ini bukan yang 100 persen persis ingin kujalani di dalam hidupku," ucap Silva dalam sebuah siniar Manchester City.
Ia menambahkan, "Jadi di beberapa momen, terutama ketika Anda tidak merasa sebahagia seperti yang Anda harapkan. Sebelum aku bertemu istriku, aku sendirian di Manchester selama beberapa waktu yang membuat aku merasa tidak bahagia dengan diriku sendiri."
"Dan aku sudah pasti banyak memikirkan tentang pergi, bukan karena aku tidak menyukai klub — yang pastinya sangat kusayangi — melainkan karena sisi lain di dalam hidupku," jelas Silva.
Namun, niat untuk pergi itu tidak terlaksana. "Pada akhirnya, itu tidak terjadi sih. Aku benar-benar senang karena tidak terjadi!" imbuhnya.
Pemain internasional Portugal itu kini sangat bersyukur atas keputusannya bertahan. "Aku sangat senang karena aku akan mungkin kehilangan kesempatan untuk mendapatkan kenangan treble, (gelar Premier League) empat berturut-turut, bahkan sekarang, kenangan-kenangan itu," cetusnya.
Silva juga menyoroti kesempatan menjadi kapten, pemimpin tim, dan meneruskan pengalaman kepada pemain muda. Hal itu, menurutnya, membantu menempatkan klub di posisi yang seharusnya.