Hong Myung-bo Mundur d...

Hong Myung-bo Mundur dari Korsel, Jadi ‘Tumbal’ Ketiga Piala Dunia 2026

Ukuran Teks:

Anambaspos.com, Hong Myung-bo resmi mengundurkan diri dari kursi pelatih Timnas Korea Selatan pada Minggu (28/6) waktu setempat. Keputusan ini diumumkan dalam konferensi pers di markas tim Korea Selatan di Tijuana, Meksiko. Mundurnya Hong Myung-bo terjadi setelah ia gagal membawa Son Heung-min dkk lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Pelatih berusia 53 tahun itu menjadi ‘tumbal’ ketiga yang cabut di tengah turnamen akbar tersebut. Korea Selatan cuma finis ketiga di Grup A dengan 3 poin, hasil sekali menang dan dua kali kalah. Taegeuk Warriors tersingkir usai kalah saing di klasemen peringkat tiga terbaik.

Melansir Korea Daily, Hong Myung-bo menyampaikan permintaan maafnya. "Pertama-tama, saya ingin menyampaikan permintaan maaf yang tulus kepada para penggemar dan pendukung sepakbola Korea Selatan. Hari ini saya mengundurkan diri dari tim nasional sepakbola," kata Hong Myung-bo.

Ia menjelaskan bahwa keputusan itu tidak mudah. "Ini bukanlah keputusan yang mudah bagi saya. Namun, sejak saya memutuskan untuk menjabat sebagai direktur, saya tidak memikirkan alasan lain apa pun. Saya pikir itu adalah satu-satunya hal yang harus saya lakukan untuk memenuhi tanggung jawab yang dipercayakan kepada saya hingga akhir."

"Saya telah merenungkannya selama dua tahun. Ini adalah pilihan demi sepakbola nasional. Saat Anda membuat keputusan penting untuk tim nasional, saat Anda memilih pemain, saat Anda melatih dan bertanding. Saya tidak bisa mengatakan bahwa semua penilaian saya selalu benar, tetapi standar dari semua penilaian saya selalu sepakbola Korea," tegasnya.

Sebelum Hong Myung-bo, Steve Clarke juga telah meletakkan jabatannya sebagai pelatih Timnas Skotlandia. Clarke mundur setelah Skotlandia gagal melaju ke 32 besar Piala Dunia 2026. Scott McTominay dkk hanya finis ketiga di Grup C dengan 3 poin.

The Tartan Army dipastikan tersingkir usai Kroasia menang atas Ghana 2-1. Kemenangan itu membuat Luka Modric dkk lolos sebagai runner-up Grup L, sementara Ghana mendorong Skotlandia keluar dari delapan besar tim peringkat tiga terbaik.

Asosiasi Sepakbola Skotlandia membuat pengumuman resmi. "Steve Clarke telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Pelatih Kepala Tim Nasional Pria Skotlandia. Pelatih nasional paling sukses di negara tersebut telah mengakhiri masa jabatannya yang berlangsung selama tujuh tahun setelah dipastikannya tersingkirnya Skotlandia dari Piala Dunia FIFA 2026," tulis situs resmi federasi.

Jauh sebelum Clarke, Sabri Lamouchi menjadi pelatih pertama yang meninggalkan Tunisia sejak fase grup. Lamouchi langsung dipecat federasi usai Tunisia kalah 1-5 dari Swedia di laga pembuka Grup F. Posisinya kemudian digantikan Herve Renard, yang juga gagal memberi kemenangan di dua laga berikutnya.

Sementara itu, Marcelo Bielsa juga diprediksi akan cabut dari Timnas Uruguay. Ia sudah menyiratkan keinginan untuk meninggalkan Uruguay usai gagal total di Piala Dunia 2026. Federico Valverde dkk finis ketiga di Grup H dengan 2 poin, kalah saing dengan Spanyol dan tim debutan Cape Verde.

Usai Uruguay tersingkir, Marcelo Bielsa menyatakan penyesalannya. Ia mengaku tak menyumbang apa-apa bagi tim, setelah tiga tahun menjabat sebagai pelatih La Celeste.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan