Tottenham Dituntut Tam...

Tottenham Dituntut Tampil 200 Persen di Tujuh Laga Krusial

Ukuran Teks:

Anambaspos.com, Tottenham Hotspur dalam kondisi genting di Premier League musim ini. The Lilywhites wajib tampil 200 persen dalam tujuh laga sisa demi menghindari degradasi, setelah puasa kemenangan di 13 pertandingan terakhir.

Tottenham kini berada di posisi ke-17 klasemen sementara Liga Inggris. Mereka hanya berjarak satu poin dari zona merah degradasi, menandakan bahaya kelanjutan kiprahnya di Premier League musim depan.

Diketahui, Tottenham sudah puasa kemenangan dalam 13 pertandingan terakhir di Liga Inggris. Pergantian manajer dari Thomas Frank ke Igor Tudor tidak banyak memberikan perubahan positif pada performa tim.

Dengan liga menyisakan tujuh pertandingan, ada potensi Tottenham degradasi. Terakhir kali klub asal London itu turun kasta adalah pada tahun 1977. Ini tentu jadi catatan memalukan mengingat Tottenham finis di posisi ke-17 musim lalu sekalipun berhasil menjuarai Liga Europa.

Melihat kondisi tim saat ini, kapten Tottenham Cristian Romero meminta para pemain untuk berjuang mati-matian. Perjuangan ini vital demi bertahan di Premier League.

Apalagi fans Tottenham saat ini sudah kecewa berat melihat performa tim. Kekecewaan itu ditunjukkan saat Tottenham kalah 0-3 dari Nottingham Forest akhir pekan kemarin.

"Ini hari yang sulit untuk semua orang, tapi pertama-tama soal fans. Terima kasih untuk hari ini dan selalu bertahan bersama kami," ujar Romero dilansir dari ESPN.

Romero menambahkan, "Mereka memberikan dukungan fantastis untuk kami, tapi ini hari yang buruk untuk kami. Kini semua sudah berakhir dan yang terpenting adalah memahami situasi yang ada."

"Tidak mudah memang, tapi yang terpenting sekarang adalah timnas dan kembali ke sini untuk tujuh laga final terakhir," tegasnya.

Sang kapten memastikan semua pemain akan tampil habis-habisan. "Saya pastikan semua pemain tampil 200 persen dan buat saya itu tidak mudah, tapi kami harus tetap solid. Ini mungkin hari yang buruk, tapi kami akan coba berjuang lagi."

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan