Teknologi   -

Benarkah ada Cadangan Air Es Di Planet Mars, Berikut Penjelasannya

Dibaca: 166 x


Anambaspos.com – NASA (National Aeronautics and Space Administration) telah membuat para ilmuwan bingung dengan data terbaru dari Mars. NASA menyebutkan bahwa Mars menyimpan air es di mana seharusnya planet merah tersebut tidak memiliki simpanan air.

Dilansir Sciencealert, sebuah analisis yang bersumber dari penyelidikan Mars Odyssey mengungkapkan sejumlah besar air es terkubur tepat di bawah permukaan planet merah tersebut. Sebuah tim yang dipimpin oleh ilmuwan planet Jack Wilson dari Universitas Johns Hopkins mengevaluasi kembali pengukuran sebelumnya.

Salah satu tujuan penelitian utama Odyssey adalah untuk menemukan air di Mars. Namun penyelidikan tersebut tidak dapat mengukur air langsung dari ketinggian orbitnya sekira 3.800 kilometer atau 2.400 mil. Sebaliknya, ia mencari hidrogen yang bertindak sebagai indikator di mana air bisa ditemukan.

Sementara pengorbit juga tidak dapat mengukur hidrogen secara langsung. Pada akhirnya ia menyimpulkan dari neutron yang terdeteksi saat sinar kosmik bertabrakan dengan atom di tanah Mars. Teknik prospeksi berteknologi tinggi inilah yang menyebabkan Odyssey mendeteksi air es yang terkubur di planet merah pada 2002. Namun, penelitian tersebut mengindikasikan bahwa penemuan tersebut sebagian besar terbatas pada daerah kutub Mars.

Hal tersebut menurut ilmuwan masuk akal, karena mereka berpikir bahwa es di sekitar ekuator Mars tidak dapat bertahan dalam waktu lama. Tetapi dengan menggunakan metode rekonstruksi citra bayesia, secara efektif menilai sampel deteksi neutron Odyssey sebelumnya. Tim menemukan reservoir air yang disimpulkan yang belum pernah ditemukan sebelumnya.

“Seolah-olah kami mengambil pesawat luar angkasa dan menurunkan ketinggian setengahnya, jadi kami melihat beberapa hal baru di permukaan yang tidak pernah dilihat sebelumnya,” ungkap Wilson. Hal tersebut merupakan penemuan penting yang menunjukkan tata letak potensi sumber daya air yang sangat dibutuhkan untuk kelangsungan kehidupan.

BACA JUGA  Tower Telekomunikasi di Desa Batu Berapit Segera Diaktifkan, Warga Pulau Jemaja Bisa Akses Jaringan Internet Smartfren

Menurut wilson, terdapat 1 kemungkinan bahwa Mars pada suatu masa telah diputar pada sumbu yang sangat cocok sehingga air es tersebut bisa muncul. Tim tersebut berpikir jika kecenderungan planet merah tersebut pernah pada kemiringan 20 derajat beberapa juta tahun yang lalu. Akan ada lebih banyak penelitian lainnya untuk mencari tahu bagaimana hal tersebut bisa terjadi.

“Ini adalah contoh bagus bagaimana data yang pernah terkumpul dan dapat dianalisis dengan teknik terbaru dan akhirnya menghasilkan hasil yang baru pula,” ungkap kepala ahli geologi Jim Head dari Brown University.(red/tek)



Terhubung dengan kami

     


Pasang Iklan Banner klik DISINI