Romero Sindir Manajeme...

Romero Sindir Manajemen Spurs Lagi Saat Badai Cedera Menerpa

Ukuran Teks:

Anambaspos.com, Kapten Tottenham Hotspur Cristian Romero kembali melontarkan sindiran kepada manajemen klub. Hal ini terjadi setelah Spurs menahan Manchester City 2-2 akhir pekan lalu, menyusul kondisi tim yang dihantam badai cedera parah dan minimnya aktivitas transfer di musim dingin hingga 2 Februari.

Bek asal Argentina itu menyebut timnya hanya memiliki 11 pemain yang fit saat laga melawan Manchester City. Pernyataan Romero diduga menyindir manajemen klub yang minim aktivitas transfer.

Hingga penutupan bursa transfer pada 2 Februari lalu, Spurs hanya mendatangkan Conor Gallagher seharga 34,6 juta Pound dari Atletico Madrid serta Souza dari Santos seharga 13 juta Pound. Padahal, tim asuhan Thomas Frank sedang dihantam badai cedera.

Sebelas pemain setidaknya absen saat bertamu ke Etihad. Mereka juga baru kehilangan Brennan Johnson yang pergi ke Crystal Palace seharga 35 juta Pound. Romero sendiri yang sedang sakit memilih tetap bermain meski ditarik saat turun minum.

"Upaya luar biasa dari rekan setim saya kemarin, mereka semua hebat. Saya ingin bisa membantu mereka meskipun saya merasa tak enak badan, terutama karena kami hanya memiliki 11 pemain yang tersedia – sulit dipercaya tetapi benar adanya dan memalukan," tulis Romero di media sosial.

"Kami akan terus hadir dan bertanggung jawab untuk membalikkan keadaan ini, bekerja keras dan tetap bersatu. Yang tersisa hanyalah berterima kasih kepada kalian semua, para fan, karena telah berada di sana dan selalu mendukung kami," tegasnya. Tulisan tersebut, menurut laporan The Guardian, disukai oleh sejumlah pemain Spurs, seperti Pedro Porro, Djed Spence, Kevin Danso, Gallagher, Pape Sarr, James Maddison, dan Dominic Solanke.

Menurut data, Spurs sebetulnya memiliki 13 pemain utama non-kiper di skuad saat melawan City. Hal ini berbeda ketika mengalahkan Eintracht Frankfurt 2-0 di Liga Champions, yang memang hanya memiliki 11 pemain utama.

Ini bukan kali pertama Romero menulis pernyataan kontroversial terkait manajemen Spurs. Bulan lalu, ia diduga menyindir para bos klub yang tak keluar memberi dukungan di depan publik saat tim sedang disorot menyusul hasil-hasil buruk di lapangan.

Meski berhasil lolos langsung ke 16 besar Liga Champions musim ini, Spurs justru sedang tercecer di urutan 14 klasemen Liga Inggris dengan 29 poin. Mereka terakhir menang di kancah domestik pada akhir Desember lalu, yakni 1-0 melawan Crystal Palace.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan