Anambaspos.com, Barcelona – Raphinha merelakan tugasnya sebagai eksekutor penalti krusial kepada rekan setimnya, Lamine Yamal, dalam laga Liga Champions melawan Newcastle United di Camp Nou pada Kamis (19/3/202026). Keputusan ini diambil setelah Yamal menunjukkan kepercayaan diri tinggi untuk menendang, yang berujung pada gol penalti dan menjadi titik balik kemenangan telak Barcelona.
Barcelona berhasil melaju ke perempatfinal Liga Champions usai menang 7-2 atas Newcastle United di Camp Nou pada leg kedua 16 besar. El Barca menyingkirkan The Magpies dengan keunggulan agregat 8-3.
Diketahui, pertandingan sempat berjalan sengit di babak pertama dengan skor imbang 2-2. Gol Barcelona yang dicetak Raphinha dan Marc Bernal sempat dibalas dengan brace dari Anthony Elanga. Saat situasi imbang, Barcelona mendapatkan hadiah penalti di menit akhir babak pertama.
Lamine Yamal yang maju sebagai eksekutor berhasil menjalankan tugasnya dengan baik. Gol Yamal dari titik putih ini menjadi titik balik bagi Barcelona. Empat gol kemudian dicetak Barca di babak kedua, melalui brace Robert Lewandowski, torehan Fermin Lopez, dan Raphinha.
Yamal, sayap berusia 18 tahun itu, mampu dengan baik mengatasi tekanan saat mengeksekusi penalti. Ia menunjukkan mental yang sangat baik meski masih muda.
Keputusan menjadikan Yamal sebagai eksekutor penalti terbilang berani. Padahal di lapangan masih ada Raphinha yang lebih senior, bahkan pemain asal Brasil itu memiliki rasio kesuksesan penalti 100 persen di musim ini.
Raphinha mengaku Yamal sendiri yang meminta agar dirinya menendang penalti. Raphinha memberikan tugas tersebut karena Yamal memiliki kepercayaan diri yang sangat baik, hal yang dianggap penting dalam menghadapi penalti.
"Untuk kondisi itu, kiper selalu mempersiapkan dengan baik. Tidak masalah siapa yang mengambil tendangan penalti. Namun saat pertandingan, Anda akan merasakannya. Ini tentang kepercayaan diri yang Anda miliki malam itu," ujar Raphinha dikutip dari Barca Blaugranes.
"Lamine memberi tahu saya bahwa dia sangat ingin mengambil tendangan penalti itu. Ketika Anda melihat kepercayaan dirinya, Anda mempercayainya, dan hasilnya bagus! Dia mengambil tendangan penalti itu dengan sangat baik," jelasnya.