Opini   -

Ramadhan, Momentum Penguatan Moral Wartawan ( bagian-6)

Dibaca: 35 x

ASRIL MASBAH

Kolum Hikmah Ramadhan

Oleh : Asril Masbah, Pimred Anambas Pos

Lapar dan dahaga yang dirasakan pada saat seseorang tengah menjalankan ibadah puasa di siang hari selama satu bulan penuh itu, memiliki sebuah isyarat.

Seorang Wartawan harus memiliki kepekaan dan rasa empati yang tinggi terhadap kaum dhuafa, fakir, miskin, anak yatim dan orang yang terlantar.

Tersebab, bagi mereka kondisi itu berlangaung dan dialami mereka secara berkepanjangan dan terus – menerus. Tidak ada jaminan kepastian untuk pemenuhan kebutuhan hidup mereka.

Seorang Wartawan dalam hal ini, memiliki tanggung jawab moral, untuk segera memilih segmen dan enggel berita tentang ini. Keberadaan masyarakat yang hidup di bawah garis kemiskinan berapa banyak yang terurus dengan baik. Program- program pengentasan kemiskinan yang tidak jelas. Kalaupun ada, kadangpun tidak maksimal.

Islam, memandang penting persoalan kemiskinan dan kesenjangan hidup manusia. Oleh karena itu, Islam menyiapkan konsep penanggulangan secara maksimal terhadap kemiskinan. Bukan konsep yang main- main atau alakadarnya saja.

Ketidak pedulian terhadap kemiskinan ini, Allah SWT mengingatkan secara tegas dalam Al- Quran. Salah satunya, termuat dalam QS : Al- Mudassir Ayat 42-44.

” Allah SWT berfirman, apakah yang membuat kalian masuk ke dalam Saqar ( Neraka)? . Mereka menjawab, kami dulu tidak mengerjakan Sholat dan tidak memberi makan orang miskin”.

Mengungkap fakta- fakta kebenaran, tentang berapa sebenarnya rakyat miskin di negeri ini itu sangat perlu segera dilakukan. Selain pertanggungjawaban kepada Allah, juga demi kemanusiaan.

Bersambung….

BACA JUGA  MERDEKA


Terhubung dengan kami

     


pasang iklan banner