Olahraga   -

Pol Espargaro Marah Besar, Ketika KTM Gagal Finish

Dibaca: 255 x


Anambaspos.com – MotoGP Austria menyisakan kekecewaan bagi Pol Espargaro. Berharap petik hasil maksimal, ia justru dihantam masalah kegagalan rem pada motornya, KTM RC16.

Espargaro datang ke Red Bull Ring berbekal raihan finis kesembilan di Brno. Tentu saja, ini menjadi motivasi lebih sang pembalap. Ditambah ia merasa KTM berpotensi mencetak hasil kuat di hadapan para pendukung. Sayangnya, itu tak menjadi kenyataan.

Setelah mengatasi rem depan saat warm-up lap, ia lalu dihadapkan pada masalah rem belakang di lap pembuka. Pada akhir Lap 2, Espargaro masuk pit dan akhirnya dipaksa tidak dapat menyelesaikan balapan. Hasil menyakitkan jika melihat pencapaian Mika Kallio yang berhasil finis ke-10.

“Marah besar, karena kami seharusnya bisa sangat bagus di sini. Kesempatan besar untuk menunjukkan kemampuan KTM hilang,” keluhnya.

“Itu adalah kejadian yang sangat tidak beruntung, bisa terjadi satu dalam 1.000 kali dan kami mengalaminya saat balapan. Benar-benar tidak beruntung.

“Saya merasakan getaran pada cakram depan dan ketika saya berhenti di grid, mekanik bekerja dan mengubahnya sangat cepat.

“Saya menjalani warm-up lap dengan cakram baru. Tikungan pertama cukup gugup, tapi kami bisa memperbaiki masalah. Begitu juga lap yang saya tempuh, semuanya baik.

“Di titik pengereman kedua, saya mencoba mengerem dan masalah di rem belakang muncul. Sangat tidak beruntung, karena ini Grand Prix di rumah, balapan yang saya kira menguntungkan kami.

Insiden start dengan Barbera

Tak hanya masalah rem belakang, Espargaro juga sempat mengalami insiden ketika ditabrak Hector Barbera [Avintia Racing] selepas start. Ia pun menegaskan, tabrakan itu membuat rasa sakit di jari tangannya.

“Saya start, dan Barbera menabrak keras di sisi kanan. Saya tidak tahu mengapa. Saya kehilangan beberapa posisi dan jari saya sangat sakit. Tapi saya bisa melanjutkan balapan,” terangnya.

BACA JUGA  Johann Zarco Tampil Impressip Mengaku masih belum bisa menaklukan motornya

“Kami sempat membahas hal ini di Komisi Keselamatan setelah [Danilo] Petrucci menyenggol [Marc] Marquez selepas start di Catalunya, bahwa Petrucci mengubah dan sedikit keluar dari racing line.

“Itu hal yang sangat berbahaya, karena kecepatan sangat tinggi dan motor mengalami wheelie [roda depan terangkat]. Jika Anda ditabrak, Anda bisa kecelakaan sangat mudah.”(red/ol)



Terhubung dengan kami

     


Pasang Iklan Banner klik DISINI