AnambasPos.com, Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri tiba di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA) untuk kunjungan kerja sepekan, Minggu (1/2/2026). Ia dijadwalkan menjadi pembicara utama di Majelis Persaudaraan Umat Internasional Zayed Award dan akan bertemu Putra Mahkota Abu Dhabi, Sheikh Khaled bin Mohamed bin Zayed Al Nahyan.
Megawati tiba di Bandara Al Bateen pada Minggu sore. Kedatangannya disambut Menteri Negara pada Kementerian Luar Negeri UEA Saeed bin Mubarak Al Hajeri dan Duta Besar Indonesia untuk UEA Judha Nugraha. Kunjungan kerja ini direncanakan berlangsung selama sepekan di Abu Dhabi.
Ketua Umum PDIP itu diundang panitia Zayed Award untuk menghadiri serangkaian kegiatan. Salah satunya yaitu menjadi pembicara pada Majelis Persaudaraan Umat Internasional ‘Female Leadership at The Heart of Human Fraternity’.
"Ibu Megawati diundang oleh panitia Zayed Award untuk menghadiri serangkaian kegiatan yang dilaksanakan oleh Zayed Award mulai dari tanggal 3 Februari," kata Ketua DPP PDIP Bidang Luar Negeri, Ahmad Basarah, dalam keterangan pers di Abu Dhabi, Minggu (1/2/2026). "Di mana Ibu Mega akan diminta tampil sebagai pembicara utama di dalam majelis Zayed Award yang akan dilaksanakan pada tanggal 3 Februari tersebut."

Pada 4 Februari, Megawati akan menghadiri prosesi pengumuman dan pemberian hadiah bagi pemenang Zayed Award. Sehari setelahnya, ia dijadwalkan mengikuti diskusi roundtable yang dihadiri tokoh-tokoh dunia.
Megawati juga bakal bertemu Putra Mahkota Abu Dhabi UEA, Sheikh Khaled bin Mohamed bin Zayed Al Nahyan. Diketahui, pertemuan ini merupakan lanjutan setelah keduanya berjumpa pada tahun 2025.
"Ibu Mega dijadwalkan akan ketemu dengan Pangeran Khaled dalam satu pertemuan bilateral yang merupakan kelanjutan dari pertemuan beliau dengan Pangeran Khaled pada tahun 2025 yang lalu," ujar Basarah.
Dalam kunjungan kerja ini, Megawati didampingi oleh putranya, M Prananda Prabowo. Turut serta Ketua DPP Bidang Luar Negeri Ahmad Basarah, Kepala Badan Riset dan Analisa Kebijakan Strategis PDIP Andi Widjajanto, serta Duta Besar Indonesia untuk Tunisia yang juga Ketua DPP PDIP Bidang Agama (non-aktif) Zuhairi Misrawi.