Longsor Maut Terjang N...

Longsor Maut Terjang North Island Selandia Baru, Dua Tewas Enam Hilang

Ukuran Teks:

AnambasPos.com, North Island, Selandia Baru diguncang tanah longsor besar pada 22 Januari 2026. Bencana ini terjadi akibat badai dan hujan ekstrem yang membuat tanah jenuh air dan tidak stabil, menewaskan sedikitnya dua orang dan menyebabkan enam lainnya hilang. Insiden ini berdampak luas, merusak properti, area perkemahan, serta memicu banjir, pemadaman listrik, dan penutupan jalan.

Longsor Terjang North Island Selandia Baru

Longsor besar tersebut melanda sejumlah kawasan di North Island, termasuk Te Araroa dan Mount Maunganui. Foto udara menunjukkan properti di Te Araroa rusak parah setelah badai dan hujan ekstrem. Cuaca buruk yang sama memicu tanah longsor di beberapa titik, termasuk di Mount Maunganui.

Longsor Terjang North Island Selandia Baru

Di Mount Maunganui, dampak longsor terasa di Pantai Pilot Bay yang kini ditutup dan dipasangi garis pembatas polisi. Longsoran besar menghantam area perkemahan Mount Maunganui Beachside Holiday Park. Hujan lebat berhari-hari sebelumnya juga menyebabkan banjir, pemadaman listrik, dan penutupan jalan di sekitarnya.

Longsor Terjang North Island Selandia Baru

Pemandangan udara memperlihatkan lereng yang runtuh dan permukiman di sekitar Mount Maunganui yang terdampak longsor. Otoritas setempat menyatakan longsoran terjadi setelah curah hujan ekstrem membuat struktur tanah kehilangan daya ikat. Material longsor pun runtuh ke area wisata yang sedang ramai musim liburan.

Longsor Terjang North Island Selandia Baru

Karavan, campervan, dan kendaraan terlihat hancur dan terjebak di area perkemahan Mount Maunganui Beachside Holiday Park. Longsoran menghancurkan kabin, fasilitas kamar mandi, serta jalan akses, ketika puluhan wisatawan berada di kawasan tersebut. Sementara itu, alat berat dikerahkan di lokasi longsor di Mount Maunganui untuk membuka akses dan menyingkirkan material tanah.

Longsor Terjang North Island Selandia Baru

Operasi pencarian korban masih berlangsung, namun kondisi lereng yang labil memperlambat upaya tersebut. Warga Tairua juga terlihat membersihkan lumpur dan puing setelah badai besar dan longsor melanda North Island. Otoritas melaporkan sedikitnya dua orang tewas di wilayah Bay of Plenty, termasuk di komunitas Welcome Bay, sementara lebih dari enam orang dinyatakan hilang di Mount Maunganui.

Longsor Terjang North Island Selandia Baru

Perdana Menteri Selandia Baru Christopher Luxon mengunjungi wilayah terdampak di Thames, North Island, untuk meninjau kerusakan. Ia juga menyampaikan dukungan kepada keluarga korban dan warga yang masih menunggu kabar kerabat yang hilang. Badan Manajemen Darurat Nasional memperingatkan risiko longsor susulan tetap tinggi karena tanah masih jenuh air. Operasi pencarian besar-besaran terus berlangsung dengan bantuan helikopter, anjing pelacak, dan puluhan petugas.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan