Ditjen Pendidikan Islam Kemenag Sambut Baik Rencana Perekrutan Santri Sebagai Prajurit TNI

Dibaca: 11 x

Ditjen Pendidikan Islam Kemenag Sambut Baik Rencana Perekrutan Santri Sebagai Prajurit TNI
Arsip Foto - Prajurit TNI mengatur antrean santri yang hendak menjalani vaksinasi COVID-19 dalam kegiatan Serbuan Vaksinasi Santri dari Mabes TNI di Pondok Pesantren Girikesumo, Banyumeneng, Mranggen, Demak, Jawa Tengah, Selasa (14/9/2021). - Foto: ANTARA/Aji Setyawan/aa.

JAKARTA, AnambasPos.com – Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag) M. Ali Ramdhani menyambut baik rencana perekrutan santri dan lulusan pesantren sebagai prajurit TNI.

“Kami mengapresiasi rencana merekrut alumni pesantren jadi TNI,” katanya di Jakarta, Selasa.

Ali mengatakan bahwa meskipun tidak mendapat pendidikan kemiliteran, selama di pesantren para santri mendapat pendidikan mengenai kejujuran, kedisiplinan, dan wawasan kebangsaan.

BACA JUGA  Kemenag Tegaskan Masih Berlangsung Negosiasi Dengan Arab Saudi soal Umrah

“Kedisiplinan, kejujuran, dan taat terhadap pimpinan itu adalah sesuatu hal yang diajarkan di lembaga kita, tetapi kalau khusus kemiliteran tentu saja itu adalah model pendidikan di TNI ya,” kata dia, seperti dilansir Antaranews.com, Selasa (7/12/2021).

Selain itu, lulusan pesantren memiliki bekal ilmu keagamaan serta pemahaman mengenai adab dan tata laku yang bermanfaat dalam kehidupan bermasyarakat.

“Secara umum bahwa apa yang telah dilakukan pesantren sesungguhnya merupakan bagian dari cara kita untuk menghadirkan seluruh profesi di anak bangsa ini,” kata Ali.

BACA JUGA  Menko Mahfud MD Imbau TNI Jaga Netralitas Jelang Pemilu 2024 dan KTT G20

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman sebelumnya mengemukakan rencana untuk merekrut calon prajurit TNI dari kalangan santri, yang telah mendapat pendidikan mengenai moral maupun akhlak di pesantren.

“Diharapkan para prajurit TNI AD yang memiliki latar belakang santri dan lintas agama memiliki akhlak dan tingkah laku yang baik, sehingga mampu mengamalkan Delapan Wajib TNI, Sapta Marga, dan Sumpah Prajurit secara benar di lapangan,” kata Dudung.

 



Terhubung dengan kami

     


pasang iklan banner