Anambas   -

Anambas Dapat Bantuan Dari Kementrian Desa

Dibaca: 7 x


Kepala BPMD Anambas, Eko Sutarso. (Foto: Faisal/ Dok. Anambas Pos)
Kepala BPMD Anambas, Eko Sutarso. (Foto: Faisal/ Dok. Anambas Pos)

ANAMBASPOST.COM, ANAMBAS, Siantan – Kementrian Desa memberikan bantuan kepada Kabupaten Anambas khususnya kepada Petani dan Nelayan. Bantuan tersebut berupa mesin Hand Tracktor dan Kapal Ikan berbobot 10 GT yang rencananya akan disalurkan pada tahun 2015 ini. Hal ini diungkapkan langsung oleh Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Anambas, Eko Sutarso, Rabu (25/11/2015) kemarin.

“Bantuan tersebut merupakan dana hibah pusat APBN tahun 2015 yang diperkirakan akan diserahkan kepada kelompok tani dan kelompok nelayan yang ada di Anambas pada bulan Desember nanti,” ungkap Eko saat dijumpai oleh media.

Eko menambahkan, untuk Provinsi Kepri, hanya dua Kabupaten yang memperoleh bantuan tersebut diantaranya Kabupaten Karimun dan Kabupaten Anambas.

“Hanya dua Kabupaten saja untuk wilayah Kepri, termasuk kita Kabupaten Anambas,” tutur Eko.

Eko menuturkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas terkait seperti Distanhut Anambas dan DKP Anambas untuk menentapkan desa mana yang pantas menerima bantuan.

“Dari koordinasi yang telah dilakukan oleh pihak kita dengan Distanhut Anambas, didapatlah desa yang menerima bantuan mesin Hand Tracktor diantaranya, Kecamatan Jemaja, Kecamatan Jemaja Timur dan Kecamatan Palmatak. Dan untuk bantuan kapal ini untuk sementara belum ditentukan,” katanya lagi.

Eko menyampaikan, bantuan tersebut rencananya akan diadakan tiap tahunnya. Dan bantuan ini akan digilir bagi daerah lain yang belum mendapatkanya.

“Jadi digilir tiap tahunnya. Penetapannya pun dengan SK Bupati, dan menerima bantuan tersebut daerah yang sangat membutuhkan sekali,” bebernya

Selain itu kata Eko, BPMD tidak akan tinggal diam dan akan terus berusaha mengupayakan masuknya dana pusat ke Anambas sehingga pembangunan di Anambas sebagai daerah perbatasan tetap tersentuh.

BACA JUGA  Terkait Proyek Pembangunan SLB Anambas, Pekerja Sebut Sekitar Rp. 215 Juta Upah Mereka Belum Dibayar

“Intinya kita terus beeusaha dan berupaya semaksimal mungkin agar pembangunan tetap tersentuh dan masyarakat tetap sejahtera,” tukasnya. (Sal)



Terhubung dengan kami

     


pasang iklan banner