Survei SMRC, Publik Memandang Kondisi Keamanan Nasional Membaik

Dibaca: 9 x

Survei SMRC, Publik Memandang Kondisi Keamanan Nasional Membaik
Ilustrasi, TNI dan Polri. (Foto: Antara)

JAKARTA, AnambasPos.com – Publik memandang kondisi keamanan nasional sudah membaik. Hal ini mengacu salah satu temuan survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) bertajuk Ekonomi-Politik dan Harapan 2022: Opini Publik Nasional

“Bagaimana warga menilai kondisi keamanan negara kita sekarang? Yang mengatakan sangat baik atau baik totalnya 62,6 persen. Mayoritas mengatakan kondisi keamanan sekarang baik atau sangat baik,” ujar Direktur Riset SMRC Deni Irvani saat memaparkan hasil survei secara virtual, Minggu (26/12/2021).

Selanjutnya, ada 12,4 persen yang memandang kondisi keamanan nasional saat ini buruk atau sangat buruk, 22,2 persen menjawab sedang, serta yang tidak tahu atau tidak menjawab ada 2,7 persen. Berdasarkan temuan itu, mayoritas warga menyatakan kondisi keamanan nasional saat ini sudah baik.

BACA JUGA  FTBM Anambas Telah Terbentuk

SMRC sebelumnya menemukan sejak wabah Covid-19 melanda Indonesia, warga yang memandang kondisi keamanan sangat baik atau baik sempat berada di angka 53,4 persen berdasarkan survei Oktober 2020. Namun, sentimen positif terhadap keamanan nasional mulai kembali meningkat menjadi 62,6 persen pada survei Desember 2021, dikutip dari Beritasatu.com, Minggu (26/12/2021).

Deni juga memaparkan soal temuan SMRC yang menunjukkan adanya rasa optimisme dari mayoritas warga menyangkut kondisi keamanan setahun ke depan. Deni menyebutkan hanya ada 4,5 persen yang memandang kondisi keamanan akan sangat buruk atau buruk, lalu 14,8 persen menjawab sedang saja, dan 5,7 persen lainnya tidak tahu atau tidak menjawab.

BACA JUGA  Normalisasi Sungai Belum Maksimal, Petani Semangka Bukit Padi Kembali Merugi

“Warga pada umumnya sangat optimis bahwa kondisi keamanan tahun depan akan baik atau sangat baik. Mayoritas atau 75 persen mengatakan (kondisi keamanan) akan sangat baik atau baik,” tutur Deni.

Survei SMRC dilakukan pada 8-16 Desember 2021, melalui tatap muka atau wawancara langsung dengan melibatkan 2420 responden terpilih secara acak dari seluruh populasi Indonesia yang berumur minimal 17 tahun atau sudah menikah. Responden yang dapat diwawancarai secara valid sebesar 2.062 atau 85 persen. Margin of error survei plus minus 2,2 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

 



Terhubung dengan kami

     


pasang iklan banner