Pemkab Antisipasi Stok Sembako

Dibaca: 447 x

Lainnya

sembakoANAMBASPOST.COM – Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA), Drs Eko Sumbaryadi telah mengirimi surat edaran kepada pengusaha guna mengantisipasi ketersediaan sembako jelang Musim utara.

Hal ini dilakukan Pemkab agar jangan sampai terjadi kelangkaan sembako pada musim utara yang berlangsung selama beberapa bulan.

Yoel Wijaya, Kasi Perdagangan Disperindagkop dan UKM KKA mengungkapkan, surat tersebut bernomor 12/Kdh .KKA.SE /10.2015 tentang ketersediaan bahan kebutuhan bahan pokok pada musi utara.

“Surat edaran telah tertanggal 10 Oktober sudah disampaikan kepada pengusaha,” kata Suheimi, Kamis (29/10).

Tak dapat dipungkiri kata Yoel, kondisi geografis KKA yang merupakan daerah kepulauan serta kebutuhan sembako dipasok dari luar daerah seperti dari Tanjung Pinang, dikhwatirkan terjadi kelangkaan sembako ketika musim utara tiba. Sebab ketika musim utara tiba, cuaca ekstrim menyebabkan gelombang tinggi mencapai 2-3 meter.

“Pelaku usaha diminta telah menyiapkan stok digudang, dan kami pun terus melakukan pengawasan,” bebernya.

Untuk harga sembako hingga saat ini lanjut Yoel, belum ada kenaikan, begitu pula stoknya di pasaran masih memadai, misal harga beras Citra Mandiri masih Rp15.000/kg, begitupula dengan gula, minyak goreng dan lainnya.

Stok dan harga beras tidak akan ada masalah, mengingat stoknya di gudang Bulog cukup memadai sekitar 150 ton, apabila terjadi kelangkaan maka dapat dipergunakan dengan terlebih dahulu menyurati Bulog dan camat-camat.

“Hal ini telah dilakukan pada musim utara dua tahun silam,” tukasnya.

Bahkan kebutuhan sayur dan cabe yang biasanya juga dipasok dari luar untuh tahun 2015 ini sudah tidak lagi karena di Anambas sudah memiliki perkebunan sendiri yang sudah mulai dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Yang ditakutkan itu hanya kebutuhan seperti telur, kacang tanah yang biasa sempat hilang di pasaran karena tidak bisa distok terlalu lama,” paparnya.

BACA JUGA  Bupati Anambas Buka Resmikan Launching Aplikasi Siskeudes Online Pemerintah Desa.

Yoel mengungkapkan, pernah terjadi sebelum hari raya dan sesudah hari Raya Idul Fitri beberapa waktu lalu, telur sempat menghilang, karena pasokannya tergantung jadwal kapal KM perintis.

“Namun tidak dikeluhkan masyarakat ketika di pasaran hilang atau harganya melonjak,” tuturnya.

Diharapkan pada tahun 2015 ini kebutahan sembako di Anambas dapat terpenuhi dan harganyapun masih terjangkau, sehingga mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Anambas.

Sumber : http://www.haluankepri.com/



Terhubung dengan kami

     


Pasang Iklan Banner klik DISINI