Pemdes Bukit Padi Siap Hibah Lahan Puluhan Hektare

Dibaca: 679 x

Penampakan lokasi sekitar Kampung Serubang Rt 03 Rw 02 Dusun II Desa Bukit Padi Kecamatan Jemaja Timur. Foto : Dok Anambaspos
Penulis • Dan    Editor • Slamet   

ANAMBASPOS.COM, Jemaja  – Kepala Desa (Kades) se Pulau Jemaja selaku perwakilan masyarakat yang terdapat di Kacamatan Jemaja, Jemaja Barat dan Jemaja Timur beserta para camat dengan didampingi pengurus inti Badan Perjuangan Pembentukan Kebupaten Kepulauan Jemaja (BP2KKJ) gelar pertemuan.

Adapun pembahasan yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Jemaja adalah tentang pengadaan tanah hibah yang akan dipergunakan sebagai lokasi perkantoran pemerintahan yang merupakan salah satu syarat pendukung formal untuk menjadikan Kepulauan Jemaja sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB).

Menurut penjelasan yang disampaikan pengurus inti BP2KKJ saat berjalanya pertemuan itu, lokasi perkantoran pemerintahan tersebut selayaknya harus berada di pusat, yang artinya dapat di akses dengan mudah dan jarak tempuh yang hampir rata-rata dari berbagai penjuru wilayah.

Kades se Kepulauan Jemaja foto bersama lurah, tiga Camat serta BP2KKJ setelah usai melaksanakan pertemuan.

Sebelumnya, perwakilan masyarakat bagian Barat Pulau Jemaja, yaitu wilayah Kecamatan Jemaja Barat, melalui Kades Impol menyatakan bahwa, pihak mereka juga siap berpartisiapsi dengan akan menghibahkan lahan secukupnya untuk di jadikan area perkantoran. Namun jika itu memang belum ditemukan lokasi yang sesuai dengan apa yang menjadi persyaratan.

“Seandainya memang boleh dan bisa, kami dari wilayah Jemaja Barat juga telah mempersiapkan lahan yang akan dihibahkan. Tapi coba kita pelajari dulu secara seksama dan bersama”, kata Yurnalis Kades Impol.

Hal yang sama juga disampaikan oleh perwakilan wilayah Kecamatan Jemaja, di daerah mereka juga tersedia lokasi yang jika diperlukan sabagai lahan hibah perkantoran pemerintahan.

Selain itu, banyak juga masukan dan usulan dari masing masing wilayah dengan maksud dan tujuan yang baik agar menjadi pertimbangan oleh seluruh peserta pertemuan itu.

BACA JUGA  Premier Oil Tetap Jalankan CSR untuk Masyarakat Anambas, Walau Pandemi

Setelah dipelajari dan dibahas secara bersama, semua peserta rapat pertemuan kala itu akhirnya menemukan kesepakat bahwa, lokasi yang dipergunakan sebagai tempat berdirinya kantor pemerintahan kedepan akan di tempatkan di daerah Desa Bukit Padi, Kecamatan Jemaja Timur.

Keputusan itu diambil mengingat daerah pertanahan yang terdapat di sekitar wilayahRt 03 Rw 02 Dusun 2 Desa Bukit Padi atau yang biasa dikenal oleh warga sekitar dengan nama Kampung Serubang tersebut berstatus putih dan sangat strategis sebab diperkirakan berada tepat di tengah Pulau Jemaja.

Menanggapi keputusan hasil penilaian dan serta kajian dari berbagai sudut pandang yang dibahas secara bersama, Kades Bukit Padi, Lukman Hakim mengatasnamakan masyarakat Desa Bukit Padi siap untuk menghibahkan lahan itu demi kemajuan dan kepentingan seluruh masyarakat Pulau Jemaja.

“Jika memang telah kita tetapkan secara bersama, atas nama masyarakat, kami dari Pemdes Bukit Padi siap menghibahkan lahan di lokasi itu sebagai sentral perkantoran sebagaimana yang menjadi persyaratan formal Proposal BP2KKJ”, tegas Lukman.

Dikatakan Lukman, lokasi lahan yang dimaksud tersebut adalah Tanah Khas Desa (TKD), dan sebelumnya Lukman telah melakukan persiapan dengan bermusyawarah bersama tokoh masyarakat Desa Bukit Padi terkait peruntukan lahan tersebut.

Dari hasil musyawarah bersama itu, masih kata Lukman, masyarakat  setuju jika lahan yang ada digunakan untuk keperluan pemerintahan demi kepentingan bersama,

“Luasnya saya belum bisa jawab, namun jika diperkirakan, kemungkinan mencapai 10 Hektare”, ungkap Lukman kepada media ini, Senin (08/07/2024).

Sementara itu, pengurus inti BP2KKJ dalam hal dimaksud memberikan apresiasi tinggi terhadap masyarakat melalui Pemdes Bukit Padi yang telah bersedia akan menghibahkan lokasi itu.

Apresiasi yang sama juga disampaikan kepada seluruh Kades maupun Camat se Kepulauan Jemaja yang memberikan segala masukan usulan dan masih tetap bersemangat dalam perjuangan untuk membentuk Pulau Jemaja sebagai DOB di masa depan.

BACA JUGA  Menaker Sebut Perusahaan yang tak Daftarkan BPJS TK, Perlu Disanksi Pidana

“Ini tentu sebuah pengorbanan yang besar dari masyarakat, untuk itu patut kita sampaikan apresiasi tinggi”, kata Indra Syaputra selaku Sekretaris Umum (Sekum) BP2KKJ.



Terhubung dengan kami

     


Pasang Iklan Banner klik DISINI