Bupati Anambas Beri Sinyal Perombakan OPD, Kinerja Dinas PU Anambas Disorot

Dibaca: 157 x


Salah satu ruas jalan di Tarempa yang rusak. Tarempa merupakan pusat Ibu Kota Kabupaten Kepulauan Anambas.

Tarempa, anambaspos.com – Perombakan sejumlah OPD di lingkuangan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas, dikabarkan akan berlangsung dalam waktu dekat. Sinyalemen itu ditangkap dari arahan Bupati kepulauan Anambas Abdul Haris, SH. Perombakan tersebut akan menyasar kepada OPD yang dinilai lamban menjalankan tugas dalam upaya pencapaian visi dan misi Pemkab Anambas. Saat ini, pihaknya mengakui tengah  melakukan evaluasi kinerja  pada sejumlah OPD tersebut.

“Kami butuh kinerja maksimal untuk mendukung visi misi kami tersebut. Bagi yang merasa kinerjanya tidak bagus, tentu saja mereka galau,” ujarnya Minggu (30/7/2017) seperti ditulis sejumlah media harian di Anamabs.  Haris pun tidak mengelak, dari evaluasi sementara yang dilakukannya, terdapat sejumlah OPD yang dinilanya menonjol dalam melaksanakan capaian tugas dari OPD yang dipimpinnya.

Haris menyebut bahwa, masukan serta kritikan terhadap Pemkab Kepulauan Anambas saat ini terbuka, untuk kemajuan daerah. Ia pun memberi catatan penting pada kinerja sejumlah OPD yang bersinggungan langsung dengan masyarakat.

“Memang dinamis, di satu sisi ada yang kinerjanya menonjol, tentu kami apresiasi. Dalam hal ini, penekanan saya bersama pak wakil pada bidang pelayanan dasar masyarakat. OPD terkait kami minta untuk mendorong tercapainya visi misi itu,” bebernya.

Lambannya kinerja OPD di Pemerintah Daerah sebelumnya sempat menjadi sorotan DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas. Salah satu yang menjadi sorotan legislatif, yakni serapan paket yang diketahui belum dilelang secara keseluruhan. Salah satunya pada Dinsa Pekerjaan Umum (PU) Kepulauan Anambas. Kinerja dinas tersebut dipertanyakan kemampuannya. DPRD kemudian memanggil OPD terkait untuk mengetahui sejauh mana progress capaian hasil kerjanya.

BACA JUGA  Sabet Sederet Juara Sepak Bola pada Beberapa Turnamen, Mekdora Gelar Syukuran

“Kita khawatir, hal ini berdampak pada serapan anggaran dan terkendalanya pembangunan pada sejumlah wilayah di Anambas,” ujar Yusli Ketua Komisi III DPRD Kepulauan Anambas. (Asril Masbah)



Terhubung dengan kami

     


Pasang Iklan Banner klik DISINI