AJB Gelar Sosialisasi dan FGD Kepada Nelayan Jemaja

Dibaca: 15 x

Abu hanifah, Government Liaison Officer perwakilan dari Premeir Oil A Harbour Energy Company ketika menyampaikan materi sosialisasi kepada para nelayan pulau jemaja

Editor : Slamet

JEMAJA, AnambasPos. com,- Yayasan Aras Jemaja Berkarya (AJB) gelar kegiatan Sosialisasi dan Focus Group Discussion (FGD) bersama seluruh kelompok nelayan se-Kecamatan Jemaja.

Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Balai Desa Batu Berapit dan dibuka secara resmi oleh Camat Jemaja yang berkesempatan hadir untuk mensukseskan kegiatan tersebut. Sabtu (22/01/2022).

Ketika dikonfirmasi AnambasPos.com, Firmansyah selaku ketua AJB menjelaskan maksud dan tujuan sosialisasi yang diselenggarakan untuk menjaga keselamatan masyarakat khususnya para nelayan saat beraktifitas dilautan.

“Seperti yang kita ketahui bersama, bahwa saat ini perusaan- perusahaan yang bergerak dibidang minyak dan gas (migas) sudah mulai melakukan aktifitas mereka, seperti pengeboran dan lain-lain. Dengan alasan itu pula, kami dari AJB tergugah untuk melakukan sosialisasi ini demi menjaga keselamatan nelayan ketika beraktifitas di laut”, Kata Firman.

Lebih dalam lagi, Firman menyebutkan, perbatasan wilayah antara nelayan dan perusaan yang sudah disepakati adalah berjarak 500 meter. “Saya kira sudah tidak ada masalah lagi dan juga tidak ada sanggahan dari nelayan dengan adanya kesepakatan atau aturan perbatasan ini, bagi mereka mencari ikan yaitu 500 meter dari titik vital pengeboran,” ujarnya.

Anggota AJB (seragam putih) foto bersama narasumber dan peserta sosialisasi

Dilokasi yang sama, Efendi dari kelompok nelayan Batu Emas Pulau Langan Desa Batu Berapit mengaku tidak keberatan sama sekali selagi itu demi keselamatan bersama dan masih dalam kewajaran.
“Saya pribadi menyambut baik dengan aturan yang sudah disepakati tadi, toh demi keselamatan kita juga. Selagi masih wajar, saya tidak keberatan dan sosialisasi ini sangat penting sehingga kami para nelayan khususnya dari Kecamatan Jemaja bisa mengetahui dengan baik”, sebut Efendi.

Sebelumnya, Mudahir, S.Pi. sebagai penggerak sekaligus pengawas yayasan tersebut menjelaskan bahwa, AJB yang baru dibentuk dan berumur satu tahun ini  bergerak dibidang Agama, Pendidikan, dan Sosial. Untuk itu Mudahir berharap kedepannya teman-teman AJB dapat terus  membuat program yang sesuai dengan rencana kegiatan yayasan dan dapat berkerja sama dengan pihak-pihak tertentu.

BACA JUGA  Penebang Pohon Meninggal Diduga Tersengat Arus Listrik, Manajemen PLN ULP Anambas : Bahaya Menebang Pohon Dekat Jarigan Listrik

“Yayasan ini baru terbentuk tahun lalu, yaitu ditahun 2021 dan sudah terdaftar di notaris. Kita bergerak dibidang Agama, Pendidikan, dan Sosial. Dengan adanya yayasan ini saya berharap kedepannya kita dari yayasan dan berkerja sama dengan pihak-pihak tertentu, mungkin akan melakukan program yang sesuai dengan rencana kegiatan”, jelas Mudahir.

Disisi lain, Abu hanifah, yang diketahui sebagai Government Liaison Officer perwakilan dari Premeir Oil A Harbour Energy Company, juga berkesempatan  hadir sebagai narasumber, saat menyampaikan materi dalam kegiatan sosialisasi kepada nelayan kala itu, dirinya memberikan himbauan kepada nelayan agar jangan sampai melakukan penangkapan ikan di wilayah inti anjungan pengeboran nantinya.

“Saya berharap para nelayan nanti jangan sampai melalukan penangkapan ikan di titik wilayah inti anjungan pengeboran. Namun jika untuk berlindung tidak masalah”, imbaunya.

Laporan : Ilham Idhar



Terhubung dengan kami

     


pasang iklan banner