Berita   -

30 Ribu Tukik Dilepas, 13 Ribu Pohon Bakau Ditanam

Dibaca: 193 x


Dari Aksi Peduli Lingkungan Hidup Premier Oil di Anambas

 

Laporan : Asril Masbah

TAREMPA, ANAMBASPOS.com – Premier Oil terus menunjukan kepedulian yang serius terhadap pelestarian lingkungan hidup di Kepulauan Anambas. Pada Rabu, (26/04/2017) bertempat di dua lokasi yang berbeda yankni di Pulau Pahat dan Desa Temburun, pihak Manajemen Premier Oil kembali melepas tukik  ke laut dan menanam pohon mangrove (Bakau,red).

Didampingi sejumlah jajaran Manajemen diantaranya, Senior Manager GA Buyung Heru Satria. Manager HSE M. Shobirin, Manajer CI Awalus Sadeq, perwakilan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Anamabs, beserta Kelompok Masyarakat, Presiden Premier Oil, Gerry Selbie  memimpin langsung kegiatan tersebut.

Kegiatan tersebut sudah menjadi angenda rutin setiap tahunnya oleh Premier Oil sejak beberapa tahun belakangan, terhitung dari tahun 2014. Hingga saat ini sudah  30 ribu ekor tukik yang telah dilepaskan ke laut dan 13 ribu pohon mangrouf yang telah ditanam pada sejumlah titik di Kepulauan Anambas. Kegiatan tersebut akan terus berlanjut pada setiap tahunnya.

Saat berada di pulau Pahat beberapa waktu sebelum kegiatan secara simbolis dilakukan,  Presiden Premier Oil, Garry Selbie menyampaikan bahwa untuk bidang lingkungan hidup saat ini pihaknya fokus pada kegiatan pelestarian penyu dan hutan mangrove. Hal tersebut dikarenakan dua ekologi itu sedang mengalami ekploitasi secara terus menerus dan terancam punah.

“Kita perlu melakukan pelestarian penyu karena merupakan habitat yang terancam punah jika tidak dilakukan pelestarian. Spesies ini sangat cantik dan menarik dan dilindungi oleh  dunia. Jika tidak akan terncam punah,” ujarnya.

Begitu juga hutan bakau. Sebut Garry,  perlu dilestarikan dengan cara menanam kembali dan tidak menebang sembarangan. Hal ini juga memperhatikan arahan dari Menteri Lingkungan Hidup, Siti Nurbaya baru-baru ini bahwa hutan mangrouf harus dijaga dengan baik.

BACA JUGA  Terkait Kursi DPRD Dapil 3, ini Kata Tokoh Jemaja

“Hutan mangrouf itu dapat menjaga pantai dari abrasi. Selain itu sangat menarik sebagai ekowista. Serta merupakan tempat ikan, kepiting yang dapat bernilai ekonomis bagi keberlangsungan hidup nelayan,” kata Garry lagi.

Terkait aksi peduli lingkungan hidup tersebut, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas memberikan apresiasi kepada Premier Oil. Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris, SH memberikan piagam penghargaan kepada pihak manajemen Premier Oil yang telah melakukan pelestarian penyu dan hutan mangrouf tersebut. Piagam penghargaan diserahkan oleh Ibuk Meltyani Syahrizal dari Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup (DishubLH) Anambas, mewakili Bupati Anambas pada acara pelepasan tukik di Pulau Pahat.

“Pemkab Anambas menyambut baik dan menyampaikan apresiasi kepada pihak Premier Oil atas kegiatan peduli terhadap kelestarian penyu dan hutan mangrouf di Kepualuan Anambas. Dengan harapan tentu kegiatan ini dapat berkelanjutan,” kata Meltyani.

 



Terhubung dengan kami

     


Pasang Iklan Banner klik DISINI