Anambas, Berita   -

Kejaksaan Diminta Tidak Ragu Usut Dugaan Korupsi Dinas PU Anambas

Dibaca: 56 x


images-3Tarempa, (AP) – Pihak Kejaksaan Negeri Cabang Terempa diminta untuk tidak ragu-ragu melakukan pengusutan dan penindakan terhadap dugaan kasus korupsi di Anambas. Hal itu menyikapi adanya dugaan kasus yang tengah ditelusuri oleh pihak kejaksaan di salah satu dinas di lingkungan Pemerintah Kabaupaten Kepulauan Anambas. Adanya dugaan kasus korupsi ratusan miliar tersebut patut mencengahkan masyarakat Anambas.

“Jika memang ada indikasi kuat telah terjadi tindak pidana korupsi di Anambas, kami mendukung langkah kejaksaan untuk memprosesnya sesuai dengan mekanisme hukum yang berlaku, jangan dipendamkan begitu saja,” ungkap Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PD PM), Musllim kepada Anambaspos.com, terkait hal tersebut.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya oleh salah satu media harian perwakilan Anambas, bahwa diam-diam aparat Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari)  Tarempa diketahui tengah membidik Dinas Perkejaan Umum (DPU) Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA).

Pejabat selevel Kepala Bidang berinisial RF pada dinas tersebut sudah dipanggil  untuk dimintai keterangan. Dari informasi di lapangan, pejabat tersebut sudah datang memenuhi panggilan. Bahkan pemeriksaan dilaksanakan secara marathon.

Dugaan kasus tersebut, saat ini tengah dalam proses pengumpulan barang bukti. Kasus yang menjadi bidikan itu pula, disebut-sebut merupakan kasus besar yang nilainya mencapai ratusan miliar. Sangat menarik disimak, karena sejumlah kasus yang ada belum pernah terungkap apakah kali ini bakal terungkap, hal ini patut ditunggu.

Kasus tersebut juga ditenggarai melibatkan sejumlah pejabat lama di jajaran eksekutif maupun legislatif di daerah di Anambas, karena pulbaket dimulai sejak penganggaran proyek tersebut dilakukan. Seperti diketahui sejumlah persoalan muncul pada sejumlah proyek yang dikerjakan yang katanya untuk masyarakat, namun dalam pengerjaan banyak kekurangan dan disinyalir terjadi mark-up pada pengerjaanya.

BACA JUGA  Sensasi Orgasme Tak Terhenti dengan 3 Trik Ini

Kacabjari Tarempa,  Muhamad Bayannullah yang dikonfimasi kebenaran hal tersebut  tidak menampik kalau pihaknya telah memanggil pejabat di dinas PU. “Memang benar kita  memanggil pejabat di Dinas PU,”demikian disampaikan Bayan,  Minggu (9/10).

Namun, Muhamad Bayanullah yang biasa disapa Bayan belum mau mengungkapkan,  kasus mana yang sedang didalami oleh pihaknya tersebut, serta enggan menyampaikan  siapa saja nama-nama yang telah dipanggilnya.

“Nantilah pasti akan saya sampaikan ke rekan-rekan media kalau sudah siap bahkan akan dirilis. Apalagi saya disini baru dua bulan masih banyak yang mesti dilengkapi,” ujarnya sambil tersenyum penuh arti.

Bayan sendiri mengakui kalau dirinya tidak mau gegabah dalam mengambil tindakan, namun pelan tapi pasti sejumlah data telah dikumpulkan, Apalagi dengan hanya sendiri Jaksa yang ada di Tarempa saat ini tentu tidak mudah dalam menyelesaikannya. “Yang pasti ini hajat hidup orang banyak, kasihan masyarakat. Saya juga butuh rekan-rekan media untuk menginformasikannya.

Sementara itu, Pejabat Dinas PU berinisial RF, ketika ditanya terkait dugaan kasus tersebut mengatakan bahwa salah orang yang dituju.” itu salah orang, katanya singkat. (HK/AP)



Terhubung dengan kami

     


pasang iklan banner